Sabtu, 28 Januari 2017

Narasi

A. Pengertian
     Narasi adalah cerita. Narasi adalah karangan yang sisusun berdasarkan urutan waktu, peristiwa atau kronologi atau kejadian yang akhirnya membentuk plot (alur). Pada narasi terdapat kejadian atau peristiwa di dalam satu urutan waktu atau alur. Di dalamnya terdapat tokoh yang menghadapi suatu konflik.

B. Unsur Pokok Narasi
    Narasi memiliki 3 unsur pokok, yakni kejadian, tokoh dan konflik.`
    1. Kejadian.
        Di dalam narasi, kejadian adalah peristiwa yang di alami oleh seorang tokoh.
        Misalnya: Aku belajar komputer.
                        Mamah mencuci piring.
    2. Tokoh.
        Tokoh adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengalami kejadian atau pelaku kejadian.
        Contoh: Aku, kamu, dia, mereka, mamah, papah, kau, dirinya, Rahayu, Rozak, Abdul, Doni.
    3. Konflik.
       Konflik adalah masalah yang terjadi dalam sebuah bentuk narasi. Di dalam narasi, selalu ada               konflik.
       Contoh: Aku belajar komputer, tiba-tiba listriknya mati. 
                     Rozak memecahkan pigora kakaknya, sehingga kakaknya marah lalu menamparnya,                          Rozak pun tak terima yang mengakibatkan adu mulut selama berjam-jam.


C. Macam-Macam Narasi Berdasarkan Isinya.

     Berdasarkan Isinya, Narasi dibedakan menjadi 4, yakni : Narasi Ekspositorik, Narasi Sugestif, Narasi Informatif, dan Narasi Artistik.
     1. Narasi Ekspositoris.
         Narasi ekspositoris adalah narasi yang berisi fakta (Non Fiksi).
         Contohnya : Biografi, autobiografi, kisah pengalaman, berita, dll.
     2. Narasi Sugestif
         Narasi sugestif adalah narasi yang berisi fiksi atau khayalan.
         Contohnya : Puisi, Cerpen, Novel, dll.
     3. Narasi Informatif.
        Narasi informatif yaitu narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan tentang kisah seseorang.
     4. Narasi Artistik.
         Narasi artistik adalah narasi yang berusaha untuk memberikan maksud tertentu, menyampaikan          suatu amanat sehingga seolah-oleh pembaca atau pendengar melihat kejadian itu. Ketentuannya          adalah bersifat logis, berdasarkan kenyataan yang ada, tidak memasukkan unsur sugestif atau               bersifat objektif.

D. Alur
    Alur dalam narasi dibedakan menjadi 3, yaitu:
    1. Maju.
       Artinya kejadiannya dimulai dari pengenalan, konflik hingga peleraian.
    2. Mundur
        Yaitu ketika tokoh menceritakan kejadian di masa lalunya.
    3, Campuran
       Yaitu campuran antara alur maju dan alur mundur.

E. Pola Narasi
     Sebuah narasi memiliki pola dengan urutan awal-tengah-akhir.
     1. Awal
        Di awal narasi biasanya berupa pengenalan, mulai dari pengenalan tokoh, suasana, tempat,                   waktu. Bagian awal narasi harus menarik agar pembaca  penasaran dan melanjutkan membaca.
     2, Tengah
        Di bagian tengah berisi konflik, kemudian konflik di arahkan ke peleraian.
     3. Akhir
        Di bagian akhir adalah bagian akhir dari cerita. Ada 3 macam penyampaian akhir cerita dalam             narasi, baik yang fiksi maupun yang non fiksi, antara lain : sedih, bahagia, dan di gantung.


F. Ciri-Ciri Narasi.

    * Menurut Gorys Keraf (2000:136)
       1. Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
       2. Dirangkai dalam urutan waktu.
       3. Berusaha menjawab pertanyaan "Apa yang terjadi?".
       4. Ada konflik.

   * Menurut Atar Semi (2003:31)
     1. Berupa cerita tentang pengalaman penulis atau peristiwa.
     2. Peristiwa yang tejadi dapat berupa kenyataan yang ada, imajinasi penulis atau gabungan                       keduanya.
    3. Adanya konflik
    4. Memiliki unsur estetika.
    5. Menekankan susunan secara kronologis.

G. Langkah-Langkah Menulis Narasi
    1. Menentukan tema dan amanat yang akan disampaikan
    2. Menetapkan sasaran pembaca
    3. Merancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur
    4. Bagi peristiwa utama itu kedalam bagian awal, tengah , dan akhir.
    5. Rincian peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung.
    6. Susun tokoh, perwatakan, suasana, tempat, waktu dan sudut pandang.
    7. Mengerti aturan tanda baca dalam kalimat tersebut.

H. Rumus Narasi
    Sebuah narasi memiliki rumus 5W+1H. Apa saja itu?
    1. What => Apa yang diceritakan? atau apa yang terjadi?
    2. Where => Dimana tempat terjadinya peristiwa itu?
    3. When => Kapan peristiwa itu terjadi?
    4. Who => Siapa pelakunya?
    5, Why => Mengapa peristiwa atau kejadian itu terjadi?
    6, How => Bagaimana kronologinya?

Karangan dan Macam-Macamnya

Assalamu'alaikum..
Selamat pagi, selamat siang, selamat malam para pecinta sastra. Perkenalkan namaku Rahayu, aku adalah seorang pelajar SMK yang amat mencintai sastra, terutama Sastra Indonesia dan Sastra Arab. Okey kali ini saya akan memulai pembahasan dari yang paling dasar dulu dari sastra indonesia, yaitu "Karangan". Apa sih karangan itu? Dan bagaimana cara bikinnya? Apakah dikarang? atau?? bagaimana?? Yukk kita simak penjelasan saya dibawah ini..

Bismillahirrohmanirrohim..

A. Pengertian
     Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.

B. Pembagian Menurut Isinya
     Menurut isinya, karangan dibagi menjadi 2,yaitu Karangan Fiksi dan Karangan Non Fiksi,
    1. Karangan Fiksi
        Karangan yang berdasarkan khayalan,imajinasi, dan pendapat seseorang atau kelompok tertentu.
    2. Karangan Non-fiksi
        Yaitu karangan yang dibuat berdasarkan kejadian atau peristiwa yang nyata. Di dalamnya tidak terdapat imajinasi, pendapat, ataupun khayalan seseorang atau kelompok tertentu.

C. Bentuk-Bentuk Karangan
    Karangan memiliki berbagai bentuk, antara lain:
    1. Narasi.
        Secara sederhana, narasi adalah sebuah cerita. Secara istilah narasi adalah karangan yang disusun berdasarkan urutan waktu, peristiwa/kronologi yang akhirnya terbentuk plot (alur). Pada narasi terdapat kejadian pada satu urutan waktu. Di dalam narasi itu pula terdapat tokoh yang menghadapi konflik. Narasi memiliki 3 unsur pokok, yaitu Kejadian atau peristiwa, tokoh dan konflik. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai narasi, silahkan baca di (Disini)
    2. Eksposisi
       Eksposisi adalah karangan yang berbentuk paparan atau menjelaskan tentang cara membuat sesuatu ataupun langkah-langkah mengerjakan sesuatu. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai eksposisi, silahkan baca di ()
  3. Argumentasi
       Argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai argumentasi silahkan baca di ()
   4. Deskripsi
       Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan suatu keadaan agar pembaca mencitrai keadaan tersebut. Untuk penjelasan lebih lengkap, silahkan klik ()
    5. Persuasi
       Persuasi adalah karangan yang bertujuan membujuk dan mempengaruhi pembaca. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai persuasi, silahkan klik ()

Demikian itu penjelasan dan materi tentang "Karangan dan Macam-Macamnya". Semoga bermanfaat yah... Yuk baca artikel saya selanjutnya. Saya Rahayu, Pamit dulu ya.. Assalamu'alaikum...